Hanik Humaida : Merapi Menggemuk 0,5 Cm Perhari, Walau Tergolong Kecil, Tetap Harus Waspada
DEFORMASI. Istilah Giologi yg bermakna penggelembungan, pembengkakan penggembungan badan gunung berapi. Kondisi gunung Merapi yg berada di perbatasan Jateng dan DIY saat ini mengalami deformasi sebesar 0,5 cm perhari hasil pengamatan dari Pos Babadan.
Seperti dikatakan Kepala BPPTKG Jogja, Hanik Humaida, ketika dihubungi lewat tilpon ” Paska letusan tanggal 21 Juni 2020 tubuh Merapi mengalami perubahan, baik kawah maupun tubuh gunung.
Tercatat penggembungan tubuh gunung sebesar 0,5 cm tiap harinya, ini termasuk kecil, dibanding penggembungan tahun 2006 sebesar 20 cm dan di 2010 tercatat 130 cm.
Nah Deformasi atau penggembungan ini bisa menjadi tanda bahwa bisa sewaktu-waktu terjadi erupsi atau tumbuh kubah lava baru.
Gempa – gempa vulkanik dari awal Juni 2020 sudah mulai terjadi, baik vulkanik dangkal maupun dalam.
Status Merapi masih di level Waspada jarak aman warga beraktifitas masih sama, yakni radius di luar 3 km dari puncak Merapi “.
Dan beliau titip pesan kepada warga lereng Merapi, ” Walau penggembungan tubuh gunung masih relatif kecil, namun harus tingkatkan kewaspadaan ndak usah panik, ikuti dan perhatikan informasi resmi dari Balai, jangan termakan oleh informasi yg hoax “.