Gunung Merapi: Yang Harus Diwaspadai Paska Letusan 3 Maret 2020
CANGKRINGAN. Paska letusan Merapi tanggal 3 Maret 2020 perlu diwaspadai kemungkinan bahaya yg terjadi.

Foto Gunung Merapi yg berada di DIY.
Letusan ekplosif beberapa waktu lalu dibeberapa kabupaten terdampak hujan abu, terutama Jateng. Di sekitar merapi sendiri, seperti di wilayah Cangkringan, Pakem nyaris hujan abu tidak terjadi, karena waktu letusan terjadi tiupan angin cukup kencang.
Hanya sekarang meyisakan material di lereng – lereng, akibat luncuran awan panas di letusan kemarin.
Hal – hal yang harus diwaspadai paska letusan kemarin, terutama warga yg beraktifitas dekat dengan Merapi, sbb :
– Kemungkinanan ancaman bahaya yg timbul adalah luncuran awan panas yg disebabkan runtuhmya kubah lava.
– Jatuhnya material vukanik akibat letusan ekplosif.
– Bahaya abu volkanik akibat dari kejadian awan panas maupun letusan ekplosif.
– Banjir lahar hujan yg terjadi dari puncak dan lereng-lereng. ( sumber BPPTKG ).
Maka warga harus tetap meningkatkan kewaspadaan, jarak aman masih radius 3 KM, patuhi petunjuk dan instruksi instansi terkait.