Heru Saptono : Relawan Penanggulangan Bencana Sleman Perlu Dibekali Ilmu Pertanian
SLEMAN. Dalam upaya meningkatkan kapasitas keahlian para relawan kebencanaan di Sleman, utamanya yg tergabung dalam FKKRS ( Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman ), perlu dibekali ketrampilan, keahlian, yg sifatnya umum yg dibutuhkan masyarakat, misal ilmu – ilmu di bidang pertanian, begitu paparan Kepala Dinas Pertanian kabupaten Sleman Heru Saptono dalam sarasehan bersama FKKRS di Aula Bapedda Sleman, Rabu 8 Januari 2020.

Foto suasana sarasehan FKKRS BPBD Sleman bersama Kadistan Sleman.
Lebih lanjut Kadistan yg sebelumnya menjadi pejabat teras di BPBD Sleman tsb menjelaskan, pengalaman ketika menangani pengungsi merapi di barak dari mulai tahun 1994 sampai 2010, baru beberapa hari para pengungsi nampak jenuh, gelisah bahkan ada yg sampai stres. Maka perlu diupayakan inovasi – inovasi, kegiatan bagi para pengungsi untuk mengurangi bahkan menghilangkan kejenuhan kebosanan ketika berada di pengungsian tersebut.
Upaya inovasi tersebut bisa dilakukan oleh para relawan PB, misalnya inovasi tanam sayur hidroponik, pegetahuan pembrantasan hama pertanian, tehnik pengolahan hasil pertanian dsb.
Ke depan Heru Saptono menawarkan kepada para relawan, agar pro aktif mengikuti pelatihan – pelatihan tehnik pertanian melalui kelompok tani yg ada di wilayahnya, di samping Distan berupaya membantu dengan regulasi pelatihan kusus bagi para relawan penanggulangan bencana.