MENGENAL LEBIH DEKAT PUSDALOPS SLEMAN bag 1

0

PUSDALOPS Per Januari 2015 Pusdalops Sleman mulai di uji coba dioperasikan, setelah selesainya pembangunan fisik maupun peralatan. Seiring perkembangan dan mengacu pada Peraturan BNPB No 15 Tahun 2012 yang mengatur tentang Pusdalops, maka mulai bulan April 2015 secara resmi BPBD Sleman mengangkat 8 orang sebagai operator yang nantinya akan piket 24 jam dibagi dalam 3 shift.
Pusdalops Sleman terletak di Gedung Posko Utama di Jalan Kaliurang Km.17 Lantai 2 sayap selatan terdiri dari tiga ruang, Rupusdalops sebagai ruang operator, ruang manajer Pusdalops, serta ruang rapat yang kesemuanya dilengkapi dengan fasilitas multimedia.
Pada Rupusdalops dilengkapi dengan server di ruang server,satu unit monitor 90 inch untuk display system terkait, enam unit PC layar sentuh, telpon, jaringan internet, SSB untuk komunikasi frekwensi dengan Posko BNPB dan BPBD kabupaten /kota se Indonesia dan RIG untuk komunikasi lokal.
Seiring ketugasan dari operator Pusdalops beberapa system yagn terdapat di ruang Pusdalops lama/lantai bawah di pindah ke Rupusdalops yaitu monitor Merapi Telemetry System, seismik analog, dan VoIp telpon untuk komunikasi antar ruang dan komunikasi ke BPBD penyangga Merapi yaitu BPBD Klaten, Magelang, Balai Sabo dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO)
Semua peralatan yang ada di Pusdalops Sleman sudah bisa difungsikan dengan baik, fasilitas penunjang yang cukup representatif di gedung PoskoUtama diharapkan mampu meningkatkan kinerja pegawai maupun operator agar terus bisa meng explore diri/SDM seiring perkembangan teknologi di bidang kebencanaan dan teknologi komunikasi.
Pusdalops Sleman juga secara rutin menjalin komunikasi dengan instansi teknis terkait seperti BPPTKG dan BMKG untuk meminta informasi dan data lama terkini karena data tersebut sangat penting sebagai data record di Pusdalops yang dapat digunakan sebagai data acuan mitigasi bencana.
Seperti BMKG telah memberikan link dimana operator dapat membaca realtime dan meng import data tersimpan atau diesuaikan pada saat bencana klimatologi terjadi sebagai bahan studi kebencanaan. Secara kebetulan sistem tersebut terpasang di area Posko Utama selama beberapa tahun.
Diharapkan semua informasi dan data yang dihimpun dan di olah di Pusdalops Sleman dapat membantu dalam mengambil keputusan maupun kebijaksanaan (policy) bagi para pimpinan pemangku kebencanaan di Kabupaten Sleman. (den)

}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.