Surono :. 9 Tahun Sudah Merapi Meluluhlantakkan Kinahrejo Hingga Merenggut Mbah Marijan
WUKIRSARI – CANGKRINGAN. Sembilan tahun berlalu kita dikejutkan dengan letusan dahsyat gunung Merapi, belum pernah kita merasakan letusan seperti itu, memakan banyak kurban jiwa, termasuk sang legendaris juru kunci Merapi Mbah Marijan, kata Mbah Rono ( Surono pakar kegunungapian Indonesia ), dalam acara 9 tahun mengenang Erupsi Merapi.
Acara yg diprakarsai Sarda DIY bersama BPBD DIY tsb dilakukan di Barak Brayut, Wukirsari, Cangkringan, Sleman pada Sabtu malam Minggu 26 Oktober 2019 jam 20.00 Hingga 24.00 WB.
Hadir di acara tsb, Mbah Rono, BPPTKG, BPBD DIY dan Sleman, Mbah Asih pengganti Mbah Marijan, dan diikuti sekitar 500 Relawan kebencanaan DIY.
Kilas balik merefleksikan kenangan erupsi Merapi 2010, diceritakan kembali oleh Mbah Rono, betapa sulitnya menganalisa, mengamati, menterjemahkan, membuat kesimpulan dari data perkembangan Merapi yg belum pernah dialaminya.
Sedang Ndan BS ( Brotoseno ), mengingat kembali liku – liku proses evakuasi korban erupsi 2010, baik yg meninggal maupun kritis.
Pada akir acara, digelorakan kembali semangat, kebersamaan, kekompakan semua unsur pegiat kemanusiaan, sehingga cocok dengan kita penyandang gelar Kota Relawan.