BMKG : Beberapa Hari Panas Terik Menyengat, Apa Penyebabnya.
Wilayah Jogja kususnya, beberapa hari ke depan di siang hari masih terasa panas terik, suhu udara maksimum berada di atas normal yakni mencapai 37 C lebih, bahkan di daerah lain mencapai 38.8 C, sehingga menyebabkan gerah tak enak di badan, lantas fenomena ini apa penyebabnya?.
Berikut penjelasan BMKG :
1. Persebaran suhu panas yg dominan berada di selatan katulistiwa, hal ini erat kaitannya dg gerak semu matahari. Sampai Desember matahari bergerak ke belahan bumi selatan.
2. Di bulan Oktober ini posisi semu matahari berada di wilayah Indonesia.
3. Ini menyebabkan radiasi matahari yg diterima bumi menjadi lebih banyak sehingga meningkatkan suhu udara di siang hari.
4. Atmosfir wilayah Indonesia relatif kering, sehingga menghambat pertumbuhan awan yg berfungsi menghalangi panas terik matahari.
Namun fenomena ini tidak berlangsung lama, karena diprediksi akhir Oktober hingga pertengahan Nopember 2019 ini, sudah masuk musim penghujan.