Merapi : Suara Gemuruh Kemrongsong, Warga Keluar Rumah
CANGKRINGAN. Minggu petang 20 Oktober 2019 sekitar jam 19.40 WB, warga Cangkringan sekitar Merapi dikagetkan dengan suara gemuruh ( jw kemrongsong ), sehingga sebagian berhamburan keluar rumah.
Informasi diawali lewat frekwensi HT Komrel SKSB 149.440, laporan pak Lolo Kalor Glagaharjo, bahwa terdengar suara gemuruh dari arah puncak Merapi tapi terhalang kabut, diterima pak Wongso net frekwensi dan ditanggapi beragam dari pengguna frekwensi.
Laporan dari pak Anggoro Ngrangkah Umbulharjo, bahwa terdengar suara itu dan warga pada keluar rumah, begitu juga laporan pak Golong dari Tlukan Petung Kepuharjo.
Remon anggota SKSB mencari info rekannya di seputaran Deles Kemalang Klaten, dan diperoleh info bahwa di Deles angin bergerak cuku inp kencang, sehingga sampai – sampai menimbulkan suara kemrongsong / gemuruh.
Sesaat kemudian informasi dari Kalor ( Klangon ) dan Sambung Rejo, bahwa angin mulai bergerak cukup kencang di sana.
Dan di cek di Seismik Merapi cenel 165.810, ternyata sinyal bergerigi kas suara pergerakan angin kencang.
Lewat HT dan wa informasi cepat tersampaikan ke warga, hingga menjadi lega dan pada kembali masuk ke rumah Masing – masing.
Purwanto Relawan Glagaharjo mengatakan, ” Warga masih trauma dengan suara seperti itu ( gemuruh ) hingga sebagian keluar rumah, tetapi lebih baik tanggap daripada yg diam ( ndablek ) “.
