BMKG Jogja : Ini Penyebab Suhu Udara Sangat Dingin Di Malam Hari

D9i-0aqXoAMfQ7k

SLEMAN – JOGJA. Beberapa hari ini berlangsung hawa yang sangat dingin sekali, terutama di malam hari, terasa kususnya di wilayah Sleman, apalagi di dataran tinggi, seperti di sekitar gunung merapi ( Turi, Pakem, Cangkringan ) tercatat suhu 18 – 20 derajat.

Orang Jawa mengistilahkan ” Mbediding “, yakni dingin sekali di malam hari.
Lantas apa penyebab sebenarnya fenomena ini.

Rilis BMKG Jogja menjelaskan, penyebab efenomena ini ada beberapa hal, yakni :

1. Adanya pergerakan massa udara dari Australia dg membawa massa udara dingin dan kering tsb ke Asia melewati Indonesia, disebut dengan Monsoon Dingin Australia.

2. Tutupan awan relatif sedikit dan pantulan panas dari bumi yg diterima dari sinar matahari tidak tertahan oleh awan, tetapi langsung terbuang dan hilang ke awan.

3. Kandungan air di dalam tanah menipis, kandungan uap air di udara juga rendah, yg dibuktikan dg rendahnya kelembaban udara.

Lebih lanjut BMKG menjelaskan :
– Kondisi seperti ini diprediksi berlangsung hingga Agustus.
– Di malam hari gunakan selimut tebal.
– Gunakan krim pelembab biar kulit tak kering.
– Nutrisi tubuh diatur supaya tak terjadi dehidrasi.

Waspadai :
– Potensi peningkatan penyakit pernafasan yg diakibatkan virus / bakteri.
– Kulit dan bibir menjadi kering.
– Mimisan.
– Penurunan suhu tubuh ( Hipotermia ).