AGENDA KEGIATAN MASYARAKAT DI HUNTAP KUWANG ARGOMULYO CANGKRINGAN

0

Kehidupan bermasyarakat di Huntap Kuwang semakin lama semakin membaik, ditandai dengan beberapa kegiatan yang dilakukan di sana.

ARGOMULYO. Huntap Kuwang Argomulyo Cangkringan dihuni oleh masyarakat yang berasal dari beberapa Dusun di Desa Argomulyo Cangkringan, kususnya yang kena dampak akibat Erupsi Merapi 2010, kurun waktu 4 tahun ini situasi dan kondisi masyarakatnya nampak semakin membaik dan maju.
Huntap Kuwang terletak di Dusun Kuwang Argomulyo Cangkringan Sleman, utara Dusun Randusari, barat Dusun Losari, warga masyarakat yang tinggal di Huntap ini terdiri dari:
1. Dusun Bakalan Argomulyo, karena rusak parah terlanda Awan Panas dan tidak layak huni, hampir semua warganya pindah di Huntap ini;
2. Dusun Gadingan / Guling Argomulyo, sebagian warganya pindah di Huntap, terutama yang berada di Bantaran Sungai Gendol;
3. Dusun Bronggang Argomulyo, hampir separoh warganya pindah ke Huntap ini, erupsi 2010 merupakan dusun yang korban meninggal paling banyak;
4. Dusun Banaran / Wonokeso Argomulyo, sepertiga warga Dusun pindah ke Huntap karena rumah terlalu dekat dengan Sungai Gendol;
5. Dusun Jetis Argomulyo, sebanyak 9 KK pindah ke Huntap, karena termasuk KRB 3;
6. Dusun Karanglo, beberapa KK saja yang pindah di Huntap;
7. Dusun Jaranan Argomulyo, Sepertiga warganya pindah ke Huntap, kebanyakan karena rumahnya rusak akibat diterjang Banjir Lahar Hujan Sungai Gendol 2012;
8. Dusun Cangkringan Argomulyo, beberapa KK pindah karena rumah terkena banjir di 2012;
9. Dusun Panggung Argomulyo, beberapa KK pindah ke Huntap sebab rumah diterjang Banjir Sungai Opak;
10. Dusun Kliwang Argomulyo, sekitar 10 KK pindah karena terkena Banjir Kali Opak;
11. Dusun Teplok/Kwangen Argomulyo, beberapa pindah karena rumah mereka diterjang Banjir Sungai Opak, rumah terlalu dekat dengan Sungai.
Huntap Kuwang terbagi menjadi 7 Blok, terdiri 260 KK, 680 jiwa dengan Kepala Dusunny Bapak Eko Bejo Subekti, Semakin membaik kehidupan Warganya, salah satunya ditandai dengan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh warga, kegiatan tersebut meliputi:
1. Generasi Mudanya banyak menekuni Ternak Burung ( Kenari, Love Bird, Parkit );
2. Penggemukan Lembu ataupun ternak;
3. Home Industri Rumahan ( Ceriping Pisang, Ketela, Tales, Peyek, Tempe);
4. Kerajinan Tas dengan Lebel ‘MERAPI CRUP’;
5. Pengajian anak-anak yang tergabung dalam TPA, seminggu 2 kali;
6. Pengajian Ibu-ibu Seminggu sekali di masing-masing Blok;
7. Koprasi Simpan Pinjam Huntap;
8. Paguyupan Kelompok Tani;
9. Paguyupan KWT (Kelompok Wanita Tani);
10. Pertemuan Paguyupan Kelompok Ternak;
11. Sekolah Kamis ( Sekolah bagi kususnya Bapak dan Ibu tiap hari Kamis );
12. Kelompok Kerajinan Bambu.
Mata Pencaharian warga Huntap Kuwang bermacam-macam, ada yang PNS, Pedagang, Buruh, Penambang, dan sebagian besar Petani. Mereka saling bahu-membahu, bekerja sama dalam hidup bermasyarakat sehingga sekarang warga merasakan lebih nyaman, lebih tentram, bahkan menurut salah seorang warga Bakalan yang tidak mau disebut namanya, mengatakan “ Alhamdulillah mas pun penak sakniki, udan deres, banjir barang pun boten was-was ( Alhamdulillah sudah enak sekarang, hujan lebat, ataupun banjir sudah tidak kawatir lagi )”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.