Cangkringan : Lahan Warga Bekas Erupsi Merapi Beralih Ke Tanaman Cabe Dan Sayur
GLAGAHARJO – CANGKRINGAN. Memasuki 15 tahun paska erupsi Merapi, warga sekitar gunung semakin maju dan kreatif, salah satunya dari segi pemanfaatan lahan kebun atau sawah mereka, yang tadinya secara turun temurun hanya ditanami rerumputan dan pepohonan, sekarang banyak beralih ke tanaman pangan.
Seperti yang terlihat di wilayah desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Beberapa hektar ditanami jenis sayuran dan kebutuhan pangan, seperti cabe, tomat, terong, bawang merah, boncos, kacang panjang.
Hal ini tidak luput dari peran Perangkat desa setempat, seperti Lurah Glagaharjo Suroto mempelopori penanaman cabe beberapa ribu batang hingga hasilnya menggembirakan, akhirnya banyak warga yg mengikuti jejaknya.
Wilayah Glagaharjo cocok untuk jenis tanaman tersebut, di samping tersedia pupuk kompos yg melimpah, juga tanah bekas erupsi Merapi yg sangat baik untuk kesuburan tanaman terutama sayur mayur.

Foto bedengan calon tanaman sayur mayur di lereng Merapi Glagaharjo Cangkringan.