Relawan Kebencanaan Di Tengah Ancaman Erupsi Merapi, Covid Dan Hidrometeorologi

Dipenghujung tahun 2020 ini diprediksi beberapa kejadian kebencanaan bisa muncul dalam waktu dan tempat yg sama.
Erupsi Merapi, wabah Covid 19 dan bencana Hidrometeorologi ( banjir, tanah longsor, puting beliung ) di depan mata.

Dampak dari ketiganya bisa mengganggu, menimbulkan kerusakan bahkan Kurban jiwa.
Pemerintah bersama pegiat kemanusiaan berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi dampak kejadian bencana tersebut, harapan dampak ha ya kecil saja.

Termasuk Relawan Kebencanaan ( Komrel ), LSM, Ormas dll, mereka bau-membau membantu pemerintah.

Saat ini, paling tidak 3 jenis bencana bisa terjadi bersamaan. Maka harus betul-betul dipersiapkan, direncanakan, ditata dengan tepat.

Konsentrasi terpecah untuk mengatasi bencana-bencana tersebut, contoh di tengah-tengah penanganan pengungsi dampak Merapi dengan Mitigasi Covid 19, mendadak terjadi hujan lebat disertai angin kencang yg berakibat banjir, tanah longsor, pohon roboh yg merusak aset, nah peran relawan di sini sangat penting bahkan fital.
Maka perlu dipersiapkan sebelumnya dengan matang, tak kalah penting jaga kondisi jaga kesehatan, kerja kolektif.

Harapan dan doa kita, bencana tersebut tidak terjadi, toh kalau terjadi semoga dapat diatasi dengan minimal kerusakan dan Kurban.

Bravo para relawan, kerja dan karyamu bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

Lemah Teles Gusti Alloh sing mbales.