Cangkringan : Munculnya Kasus Positif Covid, Mulai Berdampak Pada Ekonomi Sosial Warga

COVID CANGKRINGAN. Setelah beberapa hari pecah telur dari Zona Hijau mejadi Zona Kuning, Tim Covid Dusun sampai Kecamatan sontak bergiat secara maksimal agar Covid tidak merebak meluas.

Termasuk penanganan dusun terdampak dimaksimalkan, agar situasi dusun terkendali dan kondusif, warga tidak panik, hubungan antar warga tetap baik, kegiatan ekonomi tetap lancar dan sebagainya.

Namun tidak bisa dipungkiri apa yg terjadi di masyarakat, karena gencarnya info dan pemberitaan via medsos yg kadang cenderung berbau konfrontatif yg tidak sesuai dengan keadaan yg sebenarnya, sudah dirasakan dampaknya oleh warga sekitar, seperti warga lain mulai membatasi diri ketemu dengan warga terdampak, Usaha jasa mulai sepi, toko / warung mulai ditinggal pembeli, kasak kusuk dusun tetangga mulai terjadi, dan lainnya.

Kata Kepala Dusun terdampak yg minta dirahasiakan identitasnya, ” Sudahlah mas, jangan sampai terjadi kasus seperti di dusun saya, pokoknya melelahkan, menyita waktu memeras tenaga dan pikiran, warga menjadi risau, orang luar banyak yg mulai menjauhi, toko, warung, bengkel mulai sepi sebab pada takut, dikarenakan warga kami ada yg positif Covid “. Maka patuhi dan ikuti anjuran dan aturan Pemerintah seperti penerapan Protokol Kesehatan, begitu kilahnya.