JAGABAYA Demak Ijo Adakan Snake Awareness Program Untuk Relawan Bencana,

Gamping- Pelatihan peningkatan kapasitas bagi relawan bencana dalam bidang non bencana, penanganan ular atau snake awareness program yang di gagas oleh JAGABAYA Demak Ijo bekerjasama dengan Sioux Yayasan ular indonesia diadakan hari ini minggu, 26 juli 2020 di Pendopo Kekandangan Banyuraden Gamping secara gratis.

Dalam pelatihan ini dihadiri langsung ketua Sioux Yayasan ular indonesia Anjar Purnama, dalam sambutanya pemilihan peserta relawan bencana dikarnakan mereka lebih dekat dengan masyarakat, diharapkan setelah pelatihan ini, jika ada ular tidak harus tertangkap mati, mengingat ular bagian penting dalam sistem rantai makanan.
Langkah yang bisa diedukasikan ke warga adalah dengan prinsip STOP yaitu Sailent : tenang, Thinking : berpikir , Obsevation : melihat keadaan sekeliling dan Pripare : merencanakan. ini berlaku bagi ular apa saja kecuali ular King Kobra, karena sebenarnya ular itu juga takut manusia tegasnya.
Ular tidak bisa melihat jelas, ular menggigit dalam 2 kondisi, kondisi terancam dan kaget/stress.
Dalam upaya penyelamatan ular diperlukan pemahaman jenis-jenis ular berbisa tinggi, sedang dan ringan serta karakter masing-masing ular.

Peserta dihadiri kurang lebih 100 peserta dari berbagai komunitas dan instansi tidak hanya dari kab. Sleman dilanjutkan dengan praktek.

Diharapkan setelah pelatihan ini, peserta memahami teknik dasar penyelamatan ular secara sederhana, agar ekosistem berjalan lancar, harapanya.