Babin Glagaharjo : Paska Letusan Merapi 21 Juni, Aktifitas Penambang Lebih Ditertibkan

CANGKRINGAN. Paska letusan Merapi 21 Juli 2020, kegiatan pengambilan material merapi lebih ditertibkan, dengan maksud bila terjadi luncuran awan panas, bisa aman dan selamat.

Seperti yg dilakukan Babinsa desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Beberapa hari ini genjar mengadakan sosialisasi dan himbauan kepada pegiat penambangan material Merapi di sungai Gendol, mengingat Merapi kerap erupsi walau masih dalam skala kecil, terlebih akir-akir ini serentetan gempa terjadi di beberapa wilayah.

Setelah wacana New Normal geliat penambangan marak lagi, tiap hari ratusan bahkan ribuan armada Truk keluar masuk sungai Gendol, sehingga bila terjadi aliran lahar, sangat rawan dan berbahaya.

Dilakukan penertipan teknis penambangan, baik penambang maupun armada pengangkut material, misalnya :
– Selalu ikuti perkembangan aktifitas Merapi dari BPPTKG.
– Ada yg selalu memantau sinyal seismik Merapi.
– Armada truk antri tidak di tengah alur sungai tetapi di atas sungai.
– Parkir armada semua menghadap ke arah keluar / mayoritas ke selatan.
– Selalu waspada, hati-hati, tidak menyepelekan.
– Cepat sterilkan sungai jika ada himbauan dan keadaan yg mbahayakan.