Covid 19 : Upaya Cangkringan Mempertahankan Tetap Zona Hijau

CANGKRINGAN. Bencana non alam Covid 19 belum berakhir, walau hampir mendekati paruh tahun. Di Indonesia pertambahan positif terinfeksi tiap harinya masih tinggi, sampai 2 Juli 2020 hampir menyentuh angka 60.000 dengan pertambahan rata-rata 1.000/hari.

Prosentase kriteria Zona di negri ini masih didominasi Zona Merah dan Oren.
Sedang Zona hijau jumlahnya perlu diupayakan dan dipertahankan, salah satu nya adalah kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY.

Kusus Cangkringan, semua elemen yg terlibat dalam PB Covid 19, baik Tim Gugus Tugas kecamatan, Tim Covid Desa, Tim Covid Dusun, Lembaga sekolah, Komrel dan warga, berusaha mempertahankan Cangkringan tetap Zero 0 % Positif Corona / tetap Zona Hijau.

Diantara upaya yg dilakukan adalah;

– Tetap ketat dalam hal protokol kesehatan bagi pemudik, tamu dari luar terutama dari zona merah.

– Memantau dan menjaga tempat-tempat yg berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

– Penyemprotan Desinfektan terus tetap dilakukan.

– Himbauan dan gerakan bermasker terus digalakkan.

– Puskesmas menyediakan, memfasilitasi repid tes dengan ketentuan.

– Perketat protokol kesehatan di destinasi wisata yg sudah dibuka.

Menurut ketua FPRB desa Argomulyo, ” Kita tak boleh jumawa berbangga diri karena masih Zona Hijau, masalahnya rak belum pernah ada repid tes, terlebih sekarang terlihat bebas keluar masuk ke wilayah kita, baik orang maupun Armada, maka kita jangan lengah, jangan menyepelekan. harus tetap hati hati waspada dan siaga “.