HIMBAUAN BMKG TENTANG PERKEMBANGAN MUSIM KEMARAU 2020 TERKAIT MITIGASI

Kebakaran semak semak tahun 2019 Foto Dok TRC

PAKEM. 26 Juni 2020 Rilis BMKG mengenai perkembangan musim kemarau 2020, dari hasil analisa data teknis lapangan, diperkirakan musim kemarau di sebagian wilayah Indonesia akan cenderung basah, namun perlu tetap diwaspadai adanya potensi kekeringan di 30% wilayah Zona Musim (ZOM), untuk DIY di wilayah bagian timur.

Perkembangan musim kemarau dan prospek curah hujan 6 bulan mendatang, serta tidak adanya ancaman potensi anomali iklim global yang signifikan, para mitra kerja BMKG dan juga masyarakat umum secara luas hendaknya dapat memanfaatkan informasi iklim ini untuk kewaspadaan, atau untuk perencanaan jangka pendek.

Daerah yang masih mendapatkan curah hujan tinggi perlu mewaspadai potensi perkembangan penyakit demam berdarah. Daerah yang telah memasuki musim kemarau dengan deret hari kering yang cukup panjang, serta diprediksi dalam 2 hingga 4 bulan kedepan menerima hujan dengan intensitas rendah, perlu melakukan langkah mitigasi antara lain: budi daya pertanian yang tidak membutuhkan banyak air, hemat penggunaan air bersih, dan mewaspadai kebakaran hutan, lahan dan semak.