Peringatan Dini Kekeringan up date 10 Agustus

Foto: Illustrasi (BPBD)

Pakem. Sabtu 10 Agustus 2019 Sebagaimana informasi dari BMKG sebelumnya, bahwa puncak musim kemarau DIY terjadi pada bulan Agustus. Berdasarkan analisa dinamika atmosfer- laut dan statistik data historis curah hujan. Maka jumlah curah hujan wilayah Sleman dasarian II Agustus sampai dasarian I September 2019 dalam kategori rendah kisaran 0-10 mm, sifat hujan pada umumnya di bawah normal.

Hari ini BMKG kembali rilis up date peringatan dini kekeringan, kurun waktu >60 hari yang berpotensi kekeringan terjadi Kabupaten Sleman meliputi Pakem, Seyegan,  Ngemplak, Berbah, Prambanan, Sleman, Moyudan, Minggir, Kalasan, Cangkringan, Depok, Gamping, Turi, Tempel, Godean, Ngaglik. Kurun waktu 31 s/d 60 hari terjadi di Kabupaten Sleman meliputi Sleman, Turi, Mlati. (wilayah di maksud di bulan Juli masih terjadi hujan ringan).

Dari informasi di atas potensi bencana kekeringan akibat berkurangnya air bersih dan kebakaran lahan perlu terus diwaspadai. Monitoring di wilayah langganan kekeringan perlu dilakukan secara kontinyu, mengingat prediksi masih berpotensi sampai dasarian pertama September.