Waspadai, Alur Gendol Menyempit Akibat Bangunan Sayap Dam Menjulur Ke Dalam

ARGOMULYO – CANGKRINGAN. Pembangunan beberapa Dam di bantaran kali gendol sudah selesai, seperti di Dam & jembatan Watu Gede Bronggang.
Dilihat sepontan struktur / bentuk bangunan terlihat indah kokoh dan asri, seiring dengan pemandangan kanan kiri dengan latar belakang gunung merapi.

Namun setelah terjadi beberapa letusan merapi di bulan Mei kemarin, sebagian warga masyarakat ( tetutama di sekitar dam ), baru menyadari bahwa bangunan sayap dam – dam tsb sangat berbahaya, beresiko tinggi jika terjadi banjir lahar panas kayak 2010.

Secara kasat mata, bangunan sayap kiri & kanan yg menjulur masuk ke sungai, menjadikan penyempitan, yg aslinya lebar sungai 75 M, tinggal sekitar 25 M.

Nah apabila merapi mengeluarkan lahar panas dan meluncur sampai 16 KM, maka di dam – dam tsb di atas, alur sungai diperkirakan tak mampu menampung aliran, sehingga material panas akan keluar jalur lewat samping kanan kiri dam ( pada hal terdapat dusun – dusun padat pemukiman penduduk ).

Harapan kita tak terjadi seperti 2010, namun perlu diantisipasi sejak dini, jangan sampai warga di kanan kiri dam menjadi korban / menjadi tumbal keganasan merapi & mega proyek tsb.

Karena bangunan sudah terlanjur jadi, maka mestinya ada langkah – langkah antisipasi sejak dini untuk mengurangi bahkan meniadakan resiko jatuhnya korban jiwa atau lainnya.