Laka Tambang Merapi Mengapa Terulang – Terulang

TERTIMBUN MATERIAL MERAPI, laka tambang kerap terjadi, bahkan sering terjadi disekitar merapi, baik yg masuk wilayah Jogja, Klaten, Boyolali ataupun Kabupaten Magelang.

Kasus dan kronologisnya hampir sama, yakni tertimbun longsoran material merapi, baik tebing alami ataupun ulah penambang sendiri.

Selalu memakan korban, baik luka-luka maupun meninggal dunia. Puluhan kali laka terjadi selang waktu yg tidak lama, mengapa terus terjadi, terjadi dan terus terjadi.

Tidakkah kejadian sebelumnya merupakan warning, peringatan bagi para penambang.
Penelusuran di lapangan ditemukan beberapa kemungkinan penyebabnya, diantaranya :

1. Penambang kurang / tidak memahami kontur tanah / material di lokasi.
2. Pola penambangan kadang kliru, dan kurang / tidak memperdulikan keamanan / keselamatannya.
3. Kemungkinan dipicu harga material tinggi tapi material menipis, ketika menemukan material bagus, penambangan tak terkontrol.
4. Beberapa penambang memang terlalu berani, tetapi beresiko tinggi ( jw. kemewat ), misal tetep nekad nambang walau tebing kondisi tegak dan tinggi.
5. Sebagian penambang kemungkinan tak mempunyai skil yg cukup, tentang tehnik
menambang di areal yg labil.