SIMULASI EVAKUASI MANDIRI (EM) DUSUN NGLABAN BERSAMA ASB

Menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (KHBN) ada saja yang dilakukan oleh kelompok masyarakat tanda bahwa masyarakat tersebut bila sewaktu – waktu terjadi bencana sudah siap karena mereka sudah terlatih dalam simulasi bersama dalam satu dusun seperti yang terjadi di dusun Nglaban, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman Yogyakarta yang didampingi oleh relawan-relawan muda dari ASB (Arbeiter Samariter Bund) yang secara kebetulan berkantor di dusun setempat dihadiri juga oleh perwakilan petugas dari Polsek Ngaglik, Koramil, dan Kepala UPT Pelayanan Pendidikan Kecamatan Ngaglik.
Dalam simulasi tersebut diskenariokan sore itu jam 16.00 sebagian warga sedang mengikuti pertemuan di rumah pak dukuh, namun tiba tiba terjadi gempa bumi dengan kekuatan berskala 6,3 SR. Semua warga dengan cepat mulai tanggap bahwa telah terjadi gempa yang hebat, mereka secara spontan mengadakan gerakan 3 B, yaitu Berlutut,Berlindung,Bertahan dan berpegangan. Melalui gerakan berlutut dapat membantu menyeimbangkan tubuh. Berlindung : lindungi kepala dan leher. Jika memungkinkan berlindung dibawah meja atau menggunakan benda lain untuk berlindung. Bertahan hingga gempa berhenti.Jika berlindung dibawah meja dianjurkan untuk berpegangan kaki meja dan tidak keluar dari ruang sebelum gempa berhenti.

Simulasi diikuti oleh kurang lebih sekitar 65 warga, terdiri dari warga Lansia, Ibu ibu rumah tangga, bahkan ada seorang ibu yang menggendong balita usia 3 bulan. Simulasi dapat dikatakan sukses karena warga Nglaban tampaknya sudah menjadi warga yang sadar dan tanggap bencana, semoga dengan simulasi ini semua warga negara Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.