KOMUNITAS RELAWAN SLEMAN TENGAH MENYATU DI SIMULASI BANJIR LAHAR HUJAN KALI BOYONG 2014

Bertempat di Lapangan Donoharjo Ngaglik Sleman, sejumlah Komunitas Relawan kususnya yang berasal dari Sleman Tengah berkumpul menyatu bersama BPBD Sleman dalam acara simulasi Penanggulangan Bencana Lahar Hujan Kali Boyong 2014, dimulai jam 08.30.berakir pukul 11.00 dengan lancar.
Pagi itu suasana di Puncak Merapi mendung tipis, pergerakan angin lambat, perkiraan BMKG di puncak siang hari mendung pekat arah angin dari timur ke barat dengan kecepatan lambat, suhu 21 derajat, aktifitas warga berjalan normal. Jam 12.00 BMKG memperkirakan dari jam 15.00 sampai 19.00 Puncak Merapi terjadi hujan lebat hingga sangat lebat, berdasar itu Rupus Dalop Sleman berkoordinasi dengan Camat Pakem, Ngaglik, Mlati, Komunitas Relawan, Dalop DIY, Tagana, PMI, Kepala Desa untuk mengantisipasi bila benar terjadi hujan lebat.
Selepas jam 15.00 PGM melaporkan Puncak Merapi terpantau hujan lebat, seputar Plawangan, Klathakan, Deles sama sudah hujan lebat, kali Boyong sudah terpantau aliran di bawah sedang, Kalak BPBD Sleman menaikan status Normal menjadi SIAGA III, BPBD mengkondisikan Barak Pengungsian dengan merangkul semua Komunitas Relawan.
PGM menginformasikan Puncak Merapi sudah terpantau hujan kapasitas lebat durasi 25 menit, Pemantau Kemiri melaporkan kali Boyong terpantau aliran kapasita sedang, koordinasi Rupus Kalak BPBD Sleman menaikan status ancaman menjadi SIAGA II, memerintahkan penjaga EWS membunyikan sirine lefel SIAGA II, mengungsikan kelompok Rentan di titik aman, melaporkan ke Pusdalop DIY.
Komunitas Laba melaporkan di Pantauan Kemiri banjir terpantau kapasitas besar / di atas sedang membawa bebatuan dan sudah mulai mengikis tanggul, Turgo Asri di titik Pantau Pulowatu, aliran hampir menyentuh jalan jembatan dengan membawa material, hujan sangat lebat, Relado di titik pantau Mbulus melaporkan aliran sudah melompat di atas jembatan penyeberangan dan mulai ngikis tanggul. Keadaan semakin kritis Kalak BPBD Sleman menaikan satatus menjadi SIAGA I, memerintahkan penjaga EWS membunyikan sirine lefel SIAGA I semua Dusun Bantaran Kali Boyong kanan kiri sungai harap dievakuasi menuju ke Pengungsian.
Armada dan Personil dari BPBD, SAR, Tagana, PMI, PUSKESMAS, SRC TB RAPI, LABA, RELADO, TURGO ASRI, TRIPEL TOU, CAKRA, RESCEU 328, DESTANA bekerja sama bahu-membahu mengevakuasi warga maupun ternak yang berada di 35 Dusun yang ada di Bantaran Kali Boyong Kab. Sleman. Ditemukan sejumlah kurban karena tergesa-gesa dan panik baik patah kaki, tangan, di temukan seorang yang stres / gila, seorang pencuri dan evakuasi ternak, semua itu mengumpul di Barak Pengungsian Lapangan Donoharjo Kec. Ngaglik Kab. Sleman.
Begitulah Alur Cerita dalam Simulasi Penanggulangan Lahar Hujan di Kali Boyong oleh BPBD Kab. Sleman. Tepatnya pada Hari Rabu 22 Oktober 2014 Tempat Pengungsian di Lapangan Sepak Bola Donoharjo Ngaglik Sleman, meliptu 3 Kecamatan dengan membawahi 7 Desa 35 Dusun yang berada di Bantaran Kali Boyong yang berada di wilayah Kabupaten Sleman yakni Pakem, Ngaglik dan Mlati. Dimulai jam 08.30 dan berakir jam 11.00 semuanya berjalan dengan sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.