SIMULASI PENANGGULANGAN LAHAR HUJAN ARGOMULYO 2014

Pada hari Kamis 16 Oktober 2014 BPBD Kab.Sleman bersama dengan Pem. Desa dan masarakat Argomulyo mengadakan Gladi Lapang / Simulasi Penanggulangan Bencana Lahar Hujan, mengambil tempat di Lapangan Jetis Argomulyo Kec. Cangkringan.IMG_7377
Simulasi berjalan lancar, walupun di bawah teriknya panas matahari menyengat tidak menyurutkan animo masarakat untuk mengikuti jalannya simulai, terbukti adegan demi adegan mereka ikuti dengan seksama sampai berakirnya acara.
Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan Pelatian/ Wajib Latih Penanggulangan Bencana Lahar Hujan, yang telah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Sehari sebelumnya diadakan gladi kotor di tempat yang sama, yang melibatkan Tim Simulasi Desa yang terdiri dari 30 orang, ditambah dengan koordinator komunitas relawan lokal, Tagana Sleman, Sar Sleman, Muspika setempat dan SRC TB ( Satuan Reaksi Cepat Tanggap Bencana } RAPI Kab. Sleman.IMG_7366
Adapun peserta simulasi tersebut berjumlah 250 orang, terdiri dari Tim BPBD Sleman, Muspika Kec. Cangkringan, Perangkat Desa Argomulyo, Anggota Masarakat Argo, Komunitas Relawan AMC, BKL, Tagana, Sar, PMI, Puskesmas Cangkringan, RB PKU Cangkringan dan SRC TB RAPI Sleman.
Simulasi kali ini diperuntukkan bagi kesiapsiagaan 8 Susun Bantaran Kali Gendol, meliputi Dusun Suruh, Jetis, Karanglo, Jaranan, Cangkringan, Brongkol, Gadingan dan Banaran. Skenario yang digunakan dengan estimasi tanggul Pojok Suruh jebol hingga aliran masuk pemukiman, dimana akibatnya dusun-dusun yang ada di bawahnya harus ikut dikosongkan baik warga atau ternak beserta aset lain.
Random alur cerita yang digunakan mengacu pada Kontigensi Lahar Hujan Kab. Sleman, yang baru-baru saja ini selesai dibuat oleh tim BPBD Sleman.IMG_7387
Dimulai dari status normal, berikut status ancaman dari SIAGA III, SIAGA II, SIAGA I, Darurat,Pasca atau normal kembali, dengan para meter dan salah satu kegiatan PRB adalah, pada status Normal merapi nampak jelas kegiatan masarakat berjalan biasa. Berturut-turut fase SIAGA III merapi hujan ringan dan terjadi hujan lokal dan terjadi aliran kecil, EWS dibunyikan, fase SIAGA II puncak hujan lebat terjadi aliran sedang, tanggul terkikis Kades perintahkan evakuasi kelompok rentan EWS lefel II dibunyikan, SIAGA I puncak hujan sangat lebat aliran gendol di atas sedang dan tanggul sangat kritis, Kades perintahkan kepada Ketua Destana EWS I dibunyikan, evakuasi seluruh waspada,setelah itu baru tanggul jebol, Kades perintahkan penyisiran kurban terjebak, kemudian menejemen barak, Inspeksi, ditutup dengan sambutan evaluasi, arahan, yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman.
IMG_7382

Dalam sambutannya yang berisi evaluasi dan arahan, Ibu Yuni Satya Rahayu selaku Wabub mengatakan, simulasi kali ini cukup baik dan sukses hanya ada beberapa catatan yang kedepan harus diperbaiki, misal pengungsian kelompok rentan duduknya di mobil jangan angkruk-angkruk di planthangan bak terbuka bisa bahaya, relawan harus jaga keselamatannya sendiri jangan duduk di atas kepala mobil Hartop. Dan ada penekanan yang lebih tegas di pergantian status, karena tadi belum begitu kentara, terima kasih semua pihak yang telah ikut berpartisipasi, semoga latihan ini cuma sekedar gladi lapang dan tidak digunakan sesungguhnya, seumpama harus terjadi kita semua sudah siap mengantisipasi, sehingga tidak berjatuhan kurban warga tetap selamat, begitu imbuhnya.
Sedang Bp Yuli selaku Kepala Pelaksana BPBD Sleman dalam sambutannya mengatakan, Argomulyo merupakan daerah yang paling banyak kena dampak limpasan aliran Gendol maupun Opak, sehingga harus dipersiapkan betul dalam mitigasi, salah satunya dengan Pelatihan dan diakiri dengan gladi lapang hari ini, dengan harapan Pemerintah dan masarakat tanggap tangguh dan siap untuk mengantisipasi bila ada ancaman lahar hujan, begitu sebagian isi sambutannya.
Simulasi dimulai jam 08.00 dan berakir pukul 11.00 siang, disudahi dengan foto bersama Wabub dengan tim maupun masarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.