Peserta wajib latih “KRB Gempa bumi” bahu membahu melatih siswi SD Jomblang 1 dalam simulasi bencana gempa bumi

Bencana gempa bumi tektonik tahun 2006 meninggalkan banyak cerita, salah satunya di kawasan Candirejo, Tegal tirto, Berbah. Di pedusunan yang relatif cukup parah akibat dampak gempa tersebut,  terdapat tugu peringatan korban yang meninggal, banyak prasasti pejabat pemerintah saat peresmian tahap rehab-rekon. Semua monumen itu mengingatkan betapa parahnya pedusunan tersebut saat gempa terjadi.

Atas kondisi tersebut, maka peserta wajib latih “KRB Gempa Bumi” bersemangat melakukan simulasi di pedusunan candirejo, khususnya di SD Jomblang 1 yang mempunyai murid 91 orang. Kepsek SD Jomblang 1 Bp. Budiyono, didampingi Kepala UPT Yandik Berbah Bp. Sarjimin, menyambut baik simulasi bencana tersebut.

Simulasi dilakukan pada tanggal 29 Agustus 2010, dengan tahapan simulasi situasi normal 1,2,3 dan situasi darurat. Pada saat situasi normal 1, 2, 3 siswa diajari tentang ancaman gempa, cara evakuasi, dan praktek PPGD. Siswa-siswi sangat tertarik ketika mempelajari PPGD, mereka bergurau hiruk pikuk saat menandu temannya yang “pura-pura” jadi korban.  Pada saat situasi darurat, siswa-siswi SD Jomblang 1 melakukan pertolongan pada temannya yang dijadikan “aktor” korban.

Simulasi berjalan baik, kepsek dan guru berhasil menjalankan manajemen kedaruratan dan siswa-siswi SD Jomblang telah memahami tindakan yang diambil saat darurat. Simulasi ini juga diikuti oleh siswi TK Tunas harapan, sebagai peninjau.

 

Ditulis oleh Asih Kushartati

Senin, 09 Agustus 2010 08:35

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.