October 2014

WORKSHOP SISTIM PERINGATAN DINI BANJIR LAHAR HUJAN KALI BOYONG, OPAK DAN GENDOL

BPBD Sleman bekerja sama dengan BPBD DIY mengadakan Workshop sehari, membahas masalah Sistim Peringatan Dini Banjir Lahar Hujan di tiga Sungai yang berhulu di Merapi, yakni Sungai Boyong, Opak dan Gendol. Beberapa Nara Sumber dihadirkan untuk memaparkan materi di bidangnya masing-masing, yang berkaitan dengan Banjir Lahar Hujan. Salah satu tahapan dalam Pengurangan resiko bencana adalah… Read more WORKSHOP SISTIM PERINGATAN DINI BANJIR LAHAR HUJAN KALI BOYONG, OPAK DAN GENDOL

KOMUNIKASI / INFORMASI VIA KENTONGAN PERLU DIHIDUPKAN KEMBALI

Kentongan merupakan alat yang digunakan untuk memberi informasi tentang sesuatu hal / kejadian dengan cara memukul sesuai kode-kode yang telah menjadi kesepakatan di masarakat, di beberapa daerah masih ada yang eksis, namun di sebagian besar daerah sudah tidak memakai lagi karena tergeser dengan alat lain yang dirasa lebih canggih. Berdasar pengalaman selama ini, alat-alat komunikasi moderen disaat-saat tertentu mengalami kebuntuan sehingga mengakibatkan informasi tidak dapat disampaikan dengan tepat dan cepat, maka perlu sekali dicari alat alternatif yang pas, dan alat tersebut tidak lain adalah Kentongan.
Di Pulau Jawa kususnya Jogjakarta, lebih kusus lagi Kabupaten Sleman era tahun 1970-an , untuk memberikan informasi kepada masarakat perihal ada sesuatu kejadian, itu dilakukan dengan tanda kas alat manual yakni memukul Kentongan. Baik pagi siang atau malam apabila terdengar suara Kentongan dipukul dengan kode-kode tertentu masarakat akan tau pesan informasi yang disampaikan, misal tanda ada orang meninggal, ada kebakaran, da maling dll.
Perkembangan alat komunikasi yang sangat canggih seperti HP, HT, TV, Radio dll, mengakibatkan Kentongan banyak ditinggal dan tidak dipakai lagi oleh sebagian besar masarakat. Ketika situasi sangat darurat misalnya di malam hari hujan lebat, listrik mati, gunung meletus, maka HP, HT, TV, Pengeras suara tidak akan efektif memberikan info penting kepada masarakat, maka perlu Kentongan sebagai alat penyampai informasi juga digunakan, sehingga keduanya akan saling membantu menyampaikan pesan kepada masarakat.
Untuk itu perlu disosialisasikan kembali tentang budaya memukul kentongan sebagai penyampai pesan, apalagi di daerah-daerah rawan terhadap bencana misal di Cangkringan, Pakem, Turi, Ngemplak dan lainnya. Biar pengertian masarakat tidak keliru tafsir terhadap isarat Kentongan yang dipukul, perlu diungkap kembali aturan / kesepakatan tentang Isarat Tanda Bunyi Kentongan.
Berikut Tanda Bunyi Kentongan sesuai Instruksi Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: 5/INST/1980, SBB:

TANDA BUNYI KENTONGAN

1. Keadaan Aman : – – – – – – v – – – – – – (doro muluk).
– Keadaan aman, keadaan aman kembali.

2. Keadaan Siap/Waspada : 00.00.00 ( dua-dua )
-Kemungkinan akan terjadi bencana alam atau kejahatan, keadaan samar-samar, mencurigakan, mempersiapkan massa/diri.

3. Kejahatan Khusus : a. Rojokoyo hilang, al:
000.000.000 – Kerbau hilan.
( tiga – tiga ) -Sapi hilang, dll.
b. Pencuri alat-alat komunikasi.
c. Pencurian biasa / ringan.
4. Kejahatan Besar : a.Penggedoran.
0000000.0.0000000. b. Pencurian dengan perlawanan.
c. Pembunuhan.
d. Pembegalan.
e. Penjambretan dengan sepeda motor.
5. Bencana Alam : a. Banjirbiasa / Lahar Dingin.
0000000000000000 b. Angin Taufan.
( titir ) c. Kebakaran.
d.Tanah Longsor.
e. Gunung Berapi.
f. Binatang Buas dll.
6. Kematian : Ada orang meninggal dunia.
– – – V – – – – – – v – – –
( Doromulutk diulang dua kali ).

Demikian tanda-tanda isarat memukul Kentongan yang selama ini menjadi acuan masarakat DIY kususnya dalam penyampaian pesan informasi, akan lebih lengkap apabila budaya memukul Kentongan dihidupkan kembali sebagai pelengkap Mitigasi Bencana baik Bila ada Erupsi Merapi, Banjir ( lahar hujan ), ada Pencurian dll, disamping lat-alat moderen. Bahan yang digunakan bisa dari bambu, akar bambu, atau kayu yang sudah keras ( jawa Athos ), bila tak sempat membuat sendiri bisa membeli di produsen Kentongan, misal di Kecamatan Cangkringan di Bp Hadi Sutrisno / Adi Tukimin, dengan alamat Dusun Jetis, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.

KOMUNIKASI / INFORMASI VIA KENTONGAN PERLU DIHIDUPKAN KEMBALI

Kentongan merupakan alat yang digunakan untuk memberi informasi tentang sesuatu hal / kejadian dengan cara memukul sesuai kode-kode yang telah menjadi kesepakatan di masarakat, di beberapa daerah masih ada yang eksis, namun di sebagian besar daerah sudah tidak memakai lagi karena tergeser dengan alat lain yang dirasa lebih canggih. Berdasar pengalaman selama ini, alat-alat komunikasi… Read more KOMUNIKASI / INFORMASI VIA KENTONGAN PERLU DIHIDUPKAN KEMBALI

MARS DUSUN JETIS

( TEMPO CEPAT } Lirik Lagu di bawah ini adalah Mars Dusun Jetis, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, dengan Judul ” JETIS TANGGAP BENCANA “, berawal ketika mengikuti lomba Kreasi Ronda Nuthuk Kenthongan pertengahan Oktober 2014 yang lalu, yang diadakan oleh Kru SALAT MAHAGURU MERAPI. Waktu itu Jetis menurunkan 2 Tim ( Tim Tua dan Muda ).… Read more MARS DUSUN JETIS

400 -AN WARGA DUSUN JETIS SUSURI KALI GENDOL

Salah satu Dusun yang terletak di Bantaran Kali Gendol adalah Dusun Jetis, letak dengan Kali sangat dekat, sehingga rawan terhadap dampak aliran lahar hujan, pada hari Sabtu semua warga keluar untuk mengikuti penyisiran Kali Gendol, awal sampai akir acara berjalan dengan aman dan lancar. Dusun Jetis memberanikan diri menjadi Dusun Tanggap Menghadapi Bencana, Bermula Pasca… Read more 400 -AN WARGA DUSUN JETIS SUSURI KALI GENDOL

PERSIAPAN – PERSIAPAN MENGHADAPI MUSIM PENGHUJAN 2014

Musim penghujan 2014 mundur dari kalender, hingga akir Oktober belum terjadi hujan yang siknifikan, hanya beberapa tempat terjadi hujan itupun Cuma sebentar. Sebelum memasuki musim penghujan perlu diadakan persiapan-persiapan antisipasi PRB, grouncek alur sungai, titik pantau bagi pemantau, tanggul, jembatan penyeberangan, alat komunikasi kebencanaan perlu di lakukan/ditinjau kembali. Musim penghujan sebentar lagi tiba, tumpukan material… Read more PERSIAPAN – PERSIAPAN MENGHADAPI MUSIM PENGHUJAN 2014

KONDISI TERKINI PERTIGAAN OPAK GENDOL DI HULU ( OKTOBER 2014 )

Bersama rekan pada hari Sabtu 18 0ktober 2014 dimulai dari Dusun Banjarharjo sampai Gendol Opak di bagian hulu ( pertigaan Opak Gendol ) yang berada di utara Banker Kepuharjo Kec. Cangkringan, ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadikan masukan bagi semua yang terlibat dalam mitigasi banjir lahar hujan, tertuma bagi warga di bagian hilir maupun… Read more KONDISI TERKINI PERTIGAAN OPAK GENDOL DI HULU ( OKTOBER 2014 )

PONONTON TERPUKAU MENYAKSIKAN GELAR POTENSI BUDAYA DESA ARGOMULYO 2014

Seiring dengan semakin membaiknya Perekonomian di Kecamatan Cangkringan lebih kusus di Desa Argomulyo, hari Rabu 22 Oktober 2014 Desa Argomulyo menggelar Festifal Seni Budaya yang Bertajub “ GELAR POTENSI BUDAYA DESA ARGOMULYO “ , sajian acara dari Seni Budaya ditampilkan dalam paket adegan peradegan hingga membuat penonton yang hadir tampak terkesima dan terpukau. Sebelum Erupsi… Read more PONONTON TERPUKAU MENYAKSIKAN GELAR POTENSI BUDAYA DESA ARGOMULYO 2014

KOMUNITAS RELAWAN SLEMAN TENGAH MENYATU DI SIMULASI BANJIR LAHAR HUJAN KALI BOYONG 2014

Bertempat di Lapangan Donoharjo Ngaglik Sleman, sejumlah Komunitas Relawan kususnya yang berasal dari Sleman Tengah berkumpul menyatu bersama BPBD Sleman dalam acara simulasi Penanggulangan Bencana Lahar Hujan Kali Boyong 2014, dimulai jam 08.30.berakir pukul 11.00 dengan lancar. Pagi itu suasana di Puncak Merapi mendung tipis, pergerakan angin lambat, perkiraan BMKG di puncak siang hari mendung… Read more KOMUNITAS RELAWAN SLEMAN TENGAH MENYATU DI SIMULASI BANJIR LAHAR HUJAN KALI BOYONG 2014

MARS DUSUN JETIS

( DINYANYIKAN DENGAN TEMPO Cepat ) DUSUN JETIS, Dusun Tanggap Bencana. DUSUN JETIS, Dusun Tangguh Bencana. JANGAN LENGAH dan jangan lupa, tiap saat kita slalu waspada. DUSUN JETIS, Dusun Tanggap Bencana. DUSUN JETIS, Dusun Tangguh Bencana. JANGAN LENGAH dan jangan lupa, Tanggap Tangguh Menghadapi Bencana. ——————— 2 X ———————— REFF. BILA MRAPI MELETUS, KEMASI BARANG-BARANG,… Read more MARS DUSUN JETIS