TIM PEMANTAU LAHAR HUJAN KALI OPAK DAN GENDOL

Beberapa kali yang berhulu di Merapi dua diantaranya adalah kali Opak dan kali Gendol, pasca erupsi 2010 hampir setiap dimerapi hujan lebat, maka kedua kali tersebut teraliri lahar hujan, beberapa diantaranya meluap masuk ke pemukiman penduduk hingga merusak aset dusun.

Kali Gendol berada di sisi timur Kec. Cangkringan Kab. Sleman, melewati daerah Desa Glagaharjo, Kepuharjo, Wukirsari, Argomulyo, di Kec. Ngemplak melewati Sindumartani, Bimomartani, dengan kanan-kiri sungai terdapat banyak dusun yang padat penduduk. Kali Opak berada di sisi tengah Kec. Cangkringan melintasi Desa Kepuharjo, Wukirsari, Argomulyo, di Kec, Ngemplak melintasi Desa Bimomartani, Sindumartani, dan di Dusun Krebet Sindumartani kedua sungai menjadi satu dan bernama Klai Opak, ke selatan melintasi Desa Tamanmartani, Tirtomartani, Bokoharjo, di samping kanan-kiri sungai juga banyak dusun yang padat penduduk. Setelah erupsi 2010 ketika terjadi aliran lahar hujan / banjir karena puncak merapi terjadi hujan lebat, beberapa dusun rusak karena aliran baik Opak maupun Gendol masuk ke pemukiman. Selepas erupsi 2010 BPBD Sleman bersama para Relawan yang tergabung dalam komunitas yang ada di Kec. Cangkringan, Ngemplak dan sekitarnya membuat pantauan aliran lahar hujan, baik di kali Opak maupun Gendol. Relawan yang bertugas memantau di kedua kali selalu sten bay dengan prasarana yang dibutuhkan untuk memberikan informasi. Sebagai pengendali aktifitas pantauan lahar hujan dan frekwensi utama yang digunakan adalah Komunitas SKSB ( Saluran Komunikasi Sosial Bersama ) Yang bermarkas di Dusun Batur Kepuharjo Cangkringan, dengan frekwensi 149440, duplek + main di 158410, tun standar.

Adapun Titik-titik Pantau dan personil yang berjaga / pemantau, di kali Opak maupun Gendol baik titik primer maupun sekunder, sbb:

 

  1. Net Pengendali, berada di Posko SKSB di dusun Batur Batur, petugas:
  2. Bp Wongso
  3. Bp TW
  4. Bp jikun / JK
  5. Pantauan kali Gendol, sbb:
  6. Kali Adem dengan pemantau sdr Koko dan Cebol ( SKSB }.
  7. Tempuran kali agaendol dan Bebeng pemantau sdr Panut ( KSM ).
  8. Batu Alien pemantau Kuntri dan Pak Tiwul ( SKSB ).
  9. Penyeberangan Kopeng pemantau sdr Petruk dan Tekong (SKSB).
  10. GED 4 pemantau Pak Setro ( SKSB ).
  11. Jembatan Manggong pemantau sdr Iriyanto Sleyer ( SKSB ).
  12. Ngepringan pemantau sdr R M (SKSB).
  13. Jembatan Gungan pemantau sdr Ajik dan Cengkek (SKSB).
  14. Jembatan Bakalan pemantau sdr Penjol (SKSB).
  15. Pojok Suruh pemantau Pak Semprit (SKSB).
  16. Sabo Dam Bronggang pemantau sdr Kliwir (AMC).
  17. Jembatan Bronggang pemantau Bah Joyo dan Londen (AMC /SKSB).
  18. Jembatan / Dam Karanglo pemantau sdr Sugeng Bogeng dan Supri Meong(SKSB/AMC).
  19. Jembatan Plumbon pemantau sdr Boleng dan Mbogeng, P AK RT ( sksb ).
  20. Jembatan Candi Morangan pemantau sdr Rohmad dan Pak Jogo ( SKSB / FPB ).
  21. Jembatan Jambon dan Tambakan pemantau sdr Panjul dan Klentreng (SKSB/JIPANSONG.
  22. Jembatan Kayen pemantau sdr Mbedod ( JIPATSONG).
  23. Tikungan Ngerdi pemantau sdr Boncel (JIPATSONG}.
  24. Tempuran Krebet pemantau sdr Keclik ( JIPATSONG ).

IMG_1419

  1. Titik Pantau kali Opak atas beserta petugasnya, sbb:
  2. Seputaran Ngrangkah pemantau sdr Kantond, Remon, Brewok ( SKSB }.
  3. Tugu Ambruk pemantau sdr Kotel, Margoto { SKSB }.
  4. Jembatan Pojok Golf pemantau sdr Jikun, Pakde Gapong ( SKSB ).
  5. Jembatan Mbah Sokario pemantau sdr Basir, ( SKSB, ).
  6. Jembatan Salam pemantau sdr Tompel ( SKSB ).
  7. Jembatan Krajan pemantau sdr Gundul ( SKSB ).
  8. Jembatan Polsek Bubrah pemantau sdr Napo, Mbah Darmo ( SKSB / AMC ).
  9. Kliwang pemantau Pak Bau, Dayun ( SKSB /                 AMC ).
  10. Jembatan Teplok pemantau Mbah Gilang ( AMC ).
  11. Kebur Lor pemantau Pak Bares ( AMC ).
  12. Jembatan   Njarjo pemantau sdr Bowi, Pethul ( SKSB ).
  13. Jembatan Koro ulon pemantau Pak AD, Kabul ( SKSB / JIPATSONG ).

IMG_1411

  1. Titik Pantau kali Opak Bawah ( Gendol dan Opak jadi satu ) sbb:
  2. Jembatan Tulung dengan pemantau Pak Sronto ( SKSB ).
  3. Jembatan Prambanan pemantau Mbah Opak ( SKSB ).

Untuk titik pantau ada yang bertugas dua personil dan ada yang satu orang, bertugas di timur dan barat titik pantau. Para pemantau dengan kesadaran sendiri mulai menempatkan diri di titik pantau ketika terpantau mendung pekat di seputaran gunung Merapi dan sudah terjadi hujan. Menejemen pantauan di atur di Posko Induk lewat Net Pengendali di frekwensi SKSB, dengan dasar pengamatan secara visual, didukung info PGM, BMKG, dan POSKO Utama Pakem, dan laporan para pemantau situasi yang terjadi di daerah pantauan. Yang dilaporkan para pemantau meliputi:

–          Curah hujan, baik intensitas maupun durasi.

–          Aliran lahar hujan / banjir, baik kapasitas maupun durasi.

–          Tingkat bahaya tidaknya aliran terhadap tanggul / pemukiman.

–          Keadaan mendung, meliputi tipis, putih, pekat dan arah            pergerakan mendung.

–          Kejadian-kejadian / situasi yang urgen (aliran lewat atas jembatan, kurban terseret aliran, dll).

Sekecil apapun kapasitas aliran akan selalu dipantau dan dilaporkan, maka sedini mungkin akan bisa diketahui daerah mana / dusun mana yang rawan dan kemungkinan akan terdampak, sehingga bisa dengan cepat diputuskan daerah / dusun mana yang bilama perlu harus warganya diungsikan.

IMG_1413

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *