LANJUTAN KEBERADAAN SABO DAM DI KALI GENDOL

2. SABO   DAM KARANGLO, KENTINGAN, JAMBON

Sabo Dam Karanglo berada di daerah pelaharan kali Gendol jalur sedimentasi, yang merupakan bangunan rehap Sabo Dam lama yang rusak dihantam aliran material lahar panas di erupsi 2010.

IMG_6325

Tepatnya di timur dusun Karanglo Argomulyo, dan di barat dusun Banaran Argomulyo Cangkringan Sabo Dam Karanglo berada, jarak dengan Sabo Dam Bronggang sekitar 400 m. Selain sebagai penahan laju arus aliran lahar hujan, juga dimanfaatkan untuk jembatan penyeberangan yang menghubungkan Daerah Argomulyo sisi Timur dengan tengah dan barat. Konstruksi bangunan lebih tinggi dan lebih kokoh dibanding dengan Sabo Dam sebelum erupsi 2010. Ukuran bangunan Sabo Karanglo sbb:

  1. Sayap kiri Dam dengan ukuran:

-Panjang 50 m

-Lebar 2 m

-Tinggi 6 m

b. Bangunan tengah dengan ukuran:

-Panjang 36 m

-Lebar 4 m ( sekalian dipakai untuk jalan)

-Tinggi 2,5 m

c. Sayap kanan dengan ukuran:

-Panjang 45 m

-Lebar 2 m

-Tinggi 6 m

d. Jalan terletak disisi selatan sayap kiri kanan Sabo Dam dengan lebar 4 m.

e. Tanggul utara Sabo Dam sisi barat lebar 5 m, tinggi 6 m, bahan dari pasir, disamping tambahan

bangunan tanggul beton sekitar 25 m.

f. Tanggul sisi timur lebar 3 m, tinggi 5 m, bahan pasir disamping bagian atas diberi bronjong.

IMG_6320

Arah alur sungai dari Sabo Dam Bronggang lurus, sehingga bila terjadi aliran cenderung lewat tengah sehingga tidak membahayakan tanggul. Jalan berada disisi selatan Dam nempel dengan bangunan sayap, tetapi karena bangunan sayap tinggi maka apabila terjadi aliran pengguna jalan bisa tidak mengetahui, apalagi bila malam hari situasi gelap dikarenakan belum dipasang lampu penerangan.

Setelah Sabo Dam Karanglo berturut-turut kemudian Dam Plumbon, Kentingan, Jambon, dengan arah kali lurus, posisi tanggul cukup tinggi dan kokoh, dasr sungai cukup dalam, sehingga bila terjadi aliran lahar hujan representatif aman, hanya di samping kiri dan kanan dam Jambon cukup rawan bila terjadi aliran lahar hujan dengan kapasitas sedang, karena dasar sungai dangkal dan letak dusun mepet dengan kali, dan dasar sungai mudah mengalami pengendapan sehingga dasar sungai mudah sejajar dengan perkampungan. Untuk Dam Jambon Juli 2014 ini baru dalam taraf pengerjaan, disamping juga dipakai untuk jalan penyeberangan dari arah Manisrenggo dan Sleman.

IMG_6342

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *