Disaster Training : Persiapan Menuju Sekolah Siaga Bencana (SSB) di Sekolah Montesorri, Sariharjo, Ngaglik Sleman

Kesadaran masyarakat terdidik tentang pentingnya sebuah mitigasi bencana di lembaga pendidikan sudah semakin dibutuhkan guna meyakinkan kepada masyarakat yang menyekolahkan anaknya di suatu lembaga pendidikan yang disebut sekolah. Sekolah akan disebut sebagai sekolah ramah anak, sekolah aman dan nyaman bagi anak bila salah satu persyaratannya di lengkapi dengan kesiagaan institusi mengenalkan masalah mitigasi bencana terhadap seluruh warga sekolah yang dimulai dari kesiapan guru, karyawan mengenal lebih dulu tentang arti dan manfaat mitigasi bencana yang dimaksud.

Sekolah Montesorri tampaknya menjadi perintis  Sekolah Siaga Bencana (SSB) di Kecamatan Ngaglik secara mandiri dan akan segera mengenalkan mitigasi bencana ini kepada seluruh siswanya dengan menghadirkan  Prof.Ir.H.Sarwidi, MSCE.,Ph.D.,IP-U yang juga sebagai warga Sariharjo dengan memberikan pembekalan kepada seluruh Guru dan  Karyawan dalam diskusi persiapan sekolah siaga bencana tersebut.

Dalam dikusi persiapan sekolah siaga bencana tersebut  peserta tampak antusias dengan secara pro aktif menanyakan bagaimana mengenalkan masalah mitigasi bencana bagi anak yang diintegrasikan dengan pembelajaran dalam kelas serta memadukan kearifan lokal didalamnya, peserta juga menanyakan rekomendasi apa dari Prof. Sarwidi  untuk masyarakat dan pemerintah yang kemudian dijawab bahwa dalam menghadapi bencana adalah membangun sikap peduli yang tumbuh dari diri sendiri, masyarakat melalui kerjasama yang kuat . Harapannya adalah dengan membangun kerjasama yang kuat antara masyarakat,dunia usaha dan industri dan pemerintah pengurangan resiko bencana akan lebih maksimal dan korban akibat dari sebuah bencana akan dapat diminimalisir.

disaster training

Akhir dari diskusi, Prof Sarwidi diminta untuk memberikan penilaian dan mengamati struktur bangunan sekolah dan memberi saran tentang alur proses evakuasi di sekolah Montesorri bersama Direktur Yayasan dan Kepala Sekolah Montesorri Slamet Priyanto, semoga dengan pengenalan SSB ini semakin banyak sekolah di Sleman yang tanggap bencana , bukan hanya terhadap bahaya Gunung Api, Gempa, Kebakaran tetapi juga terhadap bencana yang lain yang tak pernah kita duga kemunculannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *