AIR MERUPAKAN KEBUTUHAN YANG SANGAT VITAL BAGI WARGA MASYARAKAT KLUMPRIT

Musim kemarau sangat dirasakan sekali dampaknya bagi warga masyarakat khususnya padukuhan klumprit I dan Klumprit II, wukirharjo, prambanan, sleman, ini dikarenakan semakin menipis nya sumber air yang ada di dusun tersebut. Sumber air yang terdapat diklumprit II merupakan satu-satunya sumber air yang dipergunakan oleh dua padukuhan yaitu Klumprit I khususnya Rt 03, 04 dan Klumprit II Rt 01,02,03. Diperkirakan dalam 1 bulan  persedian air akan habis, namun bantuan air dari pemerintah belum juga datang hingga berita ini diturun kan pada hari kamis 18 september 2014. Manurut pak Suyanto selaku Dukuh Klumprit II sumber air tersebut di pergunakan untuk melayani sekitar  300 sampai 400an warga masyarakat. Selain dipergunakan untuk minum dan mandi air juga di pergunakan untuk minum ternak sehingga kebutuhan air semakin banyak. Warga rela berjalan kaki sekitar 500 meter sampai 1 km dari klumprit I demi mendapatkan air dan proses mendapatkan air diperkirakan bulan depan mengantri dengan jatah dua derigen setiap orang tentu saja sangat kurang memenuhi kebutuhan bagi warga. Warga berharap supaya bantuan pemerintah segera datang ketika air tersebut sudah tak mampu memenuhi kebutuhan mereka. Ada sebagian warga yang sudah mendapatkan air dengan membeli dengan harga per tangki dengan kapasitas  4000an liter seharga Rp.110.000. selain itu musim kemarau juga berdampak pada tanaman petani di daerah tersebut karena selama musim kemarau tanaman tidak mendapat kan pengairan sehingga banyak yang mulai kering, mayaritas petani di daerah tersebut merupakan petani tadah hujan. Dengan kondisi tersebut harapan dari warga supaya pemerintah bisa mencari solusi untuk mengatasi kekurangan air selain dengan cara droping air.

 

ditulis oleh triyanto

minggu 21 september 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *